Dulu, liburan identik dengan pergi bersama keluarga atau merencanakan semuanya sendiri. Tapi beberapa tahun terakhir, ada tren yang semakin diminati, terutama oleh anak muda dan pekerja yang memiliki waktu terbatas: open trip.
Menariknya, banyak orang yang awalnya ragu mencoba open trip justru memilih ikut lagi untuk perjalanan berikutnya.
Lalu, apa sebenarnya yang membuat open trip begitu diminati?
1. Lebih Hemat Biaya
Salah satu alasan terbesar adalah soal anggaran.
Dalam open trip, biaya transportasi lokal, kendaraan, pemandu wisata, hingga beberapa tiket masuk biasanya dibagi bersama seluruh peserta.
Hasilnya, biaya per orang sering kali menjadi lebih terjangkau dibanding jika harus mengatur semuanya sendiri, terutama untuk destinasi yang membutuhkan kendaraan khusus atau perjalanan berkelompok.
2. Tidak Repot Menyusun Itinerary
Merencanakan liburan ternyata membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
Mulai dari mencari tiket pesawat, memilih hotel, menyusun rute perjalanan, hingga menghitung waktu tempuh antar destinasi.
Dengan open trip, semua itu sudah dipersiapkan oleh penyelenggara.
Kamu tinggal datang sesuai jadwal dan menikmati perjalanan tanpa harus pusing mengatur detail perjalanan.
3. Cocok untuk Solo Traveler
Banyak orang ingin traveling, tetapi tidak memiliki teman dengan jadwal yang sama.
Open trip menjadi solusi yang praktis.
Kamu bisa bergabung dengan peserta lain yang memiliki tujuan serupa, sehingga tetap bisa menikmati perjalanan tanpa harus bepergian sendirian sepanjang waktu.
Bahkan, tidak sedikit persahabatan baru yang berawal dari satu perjalanan bersama.
4. Destinasi Lebih Maksimal
Penyelenggara open trip umumnya sudah memahami rute terbaik, waktu kunjungan yang ideal, hingga spot-spot menarik yang mungkin belum banyak diketahui wisatawan.
Hal ini membuat perjalanan menjadi lebih efisien dan pengalaman yang didapat terasa lebih maksimal.
5. Lebih Aman untuk Destinasi Baru
Bagi yang baru pertama kali mengunjungi suatu negara atau daerah, open trip memberikan rasa aman.
Ada pemandu yang membantu koordinasi perjalanan, memberikan informasi penting, serta membantu jika terjadi kendala selama perjalanan.
Ini sangat membantu, terutama jika ada perbedaan bahasa atau budaya di destinasi tujuan.
6. Punya Kesempatan Bertemu Orang Baru
Salah satu hal yang sering tidak disangka dari open trip adalah pengalaman bertemu orang-orang dengan latar belakang yang berbeda.
Ada yang datang sendiri, bersama teman, atau bahkan pasangan.
Selama beberapa hari perjalanan, peserta biasanya berbagi cerita, pengalaman, hingga rekomendasi destinasi lain.
Tidak jarang, grup yang awalnya asing justru menjadi teman traveling untuk perjalanan berikutnya.
Apakah Open Trip Selalu Lebih Baik?
Belum tentu.
Kalau kamu tipe traveler yang suka bebas mengatur waktu, ingin menjelajahi tempat dengan ritme sendiri, atau senang membuat itinerary yang sangat fleksibel, liburan mandiri bisa menjadi pilihan yang lebih cocok.
Sebaliknya, jika kamu ingin perjalanan yang praktis, lebih terjangkau, dan minim repot, open trip menawarkan banyak keuntungan.
Tidak ada pilihan yang benar atau salah.
Semuanya kembali pada gaya traveling yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Yang terpenting, apa pun cara kamu bepergian, pastikan perjalanan itu memberikan pengalaman yang menyenangkan dan menjadi kenangan yang layak untuk dikenang.