Ada negara yang dikunjungi sekali.
Lalu selesai.
Sudah merasa cukup.
Namun, ada juga negara yang membuat traveler ingin kembali lagi dan lagi.
Bukan karena tiket pesawatnya selalu murah.
Bukan juga karena biaya liburannya paling rendah.
Bahkan, sebagian orang harus menabung cukup lama untuk bisa kembali ke sana.
Tetapi anehnya, mereka tetap ingin datang lagi.
Sekali.
Dua kali.
Bahkan berkali-kali.
Apa yang membuat sebuah negara begitu istimewa hingga orang rela terbang jauh hanya untuk mengunjunginya kembali?
Salah satu jawabannya mungkin adalah Jepang.
Namun, sebenarnya ada alasan yang jauh lebih dalam daripada sekadar harga tiket atau tempat wisata.
1. Setiap Musim Memberikan Pengalaman Berbeda
Jepang adalah salah satu negara yang memiliki daya tarik berbeda di setiap musim.
Musim semi menawarkan bunga sakura.
Musim panas menghadirkan festival dan suasana yang lebih hidup.
Musim gugur menawarkan pemandangan dedaunan berwarna-warni.
Musim dingin membawa salju dan suasana yang berbeda.
Artinya, mengunjungi Jepang sekali belum tentu cukup.
Datang saat musim semi akan memberikan pengalaman yang berbeda dengan datang saat musim gugur.
Bahkan kota yang sama bisa terasa seperti tempat yang berbeda ketika dikunjungi pada musim yang berbeda.
Itulah salah satu alasan traveler kembali.
Bukan untuk mengulang perjalanan yang sama.
Tetapi untuk merasakan sisi Jepang yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
2. Jepang Punya Banyak Wajah
Banyak traveler pertama kali datang ke Jepang melalui Tokyo.
Kemudian mulai penasaran dengan Kyoto.
Setelah itu ingin melihat Osaka.
Lalu Hokkaido.
Kemudian muncul rasa penasaran terhadap Hiroshima, Fukuoka, Nagoya, atau kota-kota kecil lainnya.
Jepang seolah tidak pernah kehabisan tempat untuk dijelajahi.
Kota besar memiliki kehidupan modern.
Kota kecil menawarkan suasana yang lebih tenang.
Desa tradisional memberikan pengalaman budaya.
Pegunungan menawarkan pemandangan alam.
Dan setiap wilayah memiliki karakter yang berbeda.
Karena itu, semakin lama seseorang mengenal Jepang, semakin panjang pula daftar tempat yang ingin dikunjungi.
3. Budayanya Membuat Traveler Ingin Memahami Lebih Dalam
Jepang bukan hanya tentang pemandangan.
Ada budaya yang begitu kuat dan menarik untuk dipelajari.
Mulai dari tradisi.
Kuliner.
Arsitektur.
Kesenian.
Hingga cara masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari.
Banyak traveler yang awalnya datang karena ingin melihat tempat wisata.
Namun, setelah pulang mereka justru merasa penasaran dengan kehidupan masyarakatnya.
Bagaimana tradisi tersebut terbentuk?
Mengapa masyarakatnya memiliki kebiasaan tertentu?
Bagaimana budaya lama tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini membuat perjalanan berikutnya terasa seperti membuka halaman baru.
4. Makanan Menjadi Alasan untuk Kembali
Bagi sebagian orang, Jepang adalah surga kuliner.
Sushi mungkin sudah sangat familiar.
Namun, kuliner Jepang jauh lebih luas daripada itu.
Ada ramen.
Tempura.
Takoyaki.
Okonomiyaki.
Yakitori.
Udon.
Soba.
Dan masih banyak makanan lokal yang berbeda dari satu daerah ke daerah lainnya.
Bahkan, mencoba makanan di kota yang berbeda bisa menjadi alasan tersendiri untuk kembali.
Ada traveler yang datang ke Jepang bukan hanya untuk melihat pemandangan.
Tetapi juga untuk mencari pengalaman kuliner baru.
Dan biasanya, satu perjalanan tidak pernah cukup.
5. Transportasinya Membuat Menjelajah Terasa Mudah
Salah satu alasan banyak traveler nyaman kembali ke Jepang adalah kemudahan transportasinya.
Kereta menjadi bagian penting dalam perjalanan.
Dengan sistem transportasi yang luas, traveler bisa menjelajahi banyak wilayah tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi.
Perjalanan antarkota pun bisa menjadi bagian dari pengalaman.
Melihat pemandangan dari jendela kereta.
Berhenti di stasiun kecil.
Mengikuti ritme kehidupan lokal.
Semua itu membuat perjalanan terasa lebih mudah sekaligus menyenangkan.
6. Jepang Memberikan Rasa Aman dan Nyaman
Bagi traveler, rasa aman memiliki peran besar dalam menentukan apakah mereka ingin kembali ke sebuah destinasi.
Jepang dikenal memiliki sistem yang teratur.
Lingkungan yang relatif aman.
Transportasi yang terorganisir.
Dan berbagai fasilitas yang memudahkan wisatawan.
Hal ini membuat banyak traveler merasa nyaman untuk menjelajah.
Bahkan bagi mereka yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri.
Ketika sebuah destinasi memberikan rasa nyaman, kemungkinan untuk kembali tentu menjadi lebih besar.
7. Ada Rasa "Belum Selesai"
Ini mungkin alasan paling kuat.
Setelah pulang dari Jepang, banyak traveler justru merasa:
"Masih banyak yang belum saya lihat."
Belum sempat mengunjungi kota tertentu.
Belum mencoba makanan tertentu.
Belum melihat salju.
Belum menikmati musim gugur.
Belum menjelajahi pedesaan.
Belum merasakan festival lokal.
Dan daftar tersebut terus bertambah.
Akhirnya, perjalanan berikutnya terasa seperti sesuatu yang harus dilakukan.
Bukan karena perjalanan sebelumnya gagal.
Tetapi karena perjalanan sebelumnya justru membuka rasa penasaran yang baru.
Traveling Berkali-Kali Bukan Berarti Tidak Puas dengan Perjalanan Sebelumnya
Ada anggapan bahwa traveler yang kembali ke negara yang sama berarti tidak cukup eksploratif.
Padahal, justru sebaliknya.
Traveling berkali-kali ke negara yang sama bisa memberikan pengalaman yang lebih dalam.
Pada perjalanan pertama, kita mungkin menjadi turis.
Mengunjungi tempat-tempat terkenal.
Mengikuti itinerary populer.
Mengambil foto.
Namun, pada perjalanan berikutnya, kita mulai melihat lebih jauh.
Mulai menjelajahi kawasan lokal.
Mencoba restoran kecil.
Mengunjungi kota yang belum populer.
Dan menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih santai.
Kita tidak lagi hanya melihat sebuah negara.
Kita mulai mengenalnya.
Mungkin Bukan Negara Itu yang Membuat Kita Ingin Kembali
Terkadang, alasan seseorang kembali ke sebuah negara bukan karena semuanya sempurna.
Tetapi karena ada perasaan tertentu yang tertinggal.
Mungkin ada jalan yang belum sempat dijelajahi.
Ada makanan yang belum dicoba.
Ada kota yang belum dikunjungi.
Atau ada kenangan yang ingin dirasakan kembali.
Dan mungkin, itulah yang membuat traveling begitu menarik.
Kita pergi untuk menemukan sesuatu.
Tetapi justru pulang dengan keinginan untuk kembali.
Karena pada akhirnya, ada destinasi yang tidak pernah benar-benar selesai dijelajahi.
Dan Jepang adalah salah satu negara yang membuat banyak traveler sadar bahwa satu perjalanan saja mungkin tidak akan pernah cukup.