logo Asfatour Travel

7 Negara yang Ramah untuk Traveler Muslim

2 views

7 Negara yang Ramah untuk Traveler Muslim

Buat traveler Muslim, memilih destinasi liburan bukan cuma soal pemandangan bagus atau tiket murah.

Ada satu pertanyaan yang sering muncul sebelum berangkat:

“Nanti makannya halal nggak?”

Lalu disusul pertanyaan lain:

“Kalau waktu salat, gampang cari musala nggak?”

Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sangat berpengaruh terhadap kenyamanan selama perjalanan.

Kabar baiknya, sekarang semakin banyak negara yang mulai menyediakan fasilitas dan layanan yang lebih ramah bagi wisatawan Muslim.

Bahkan beberapa negara yang bukan negara mayoritas Muslim pun sudah serius mengembangkan Muslim-friendly tourism.

Berikut 7 negara yang bisa menjadi pilihan menarik untuk traveler Muslim.

1. Malaysia

Kalau membicarakan destinasi yang nyaman untuk traveler Muslim, Malaysia hampir selalu masuk daftar.

Alasannya cukup jelas.

Makanan halal relatif mudah ditemukan, fasilitas salat tersedia di banyak tempat, dan kebutuhan wisatawan Muslim memang sudah menjadi bagian dari ekosistem pariwisatanya.

Pemerintah Malaysia bahkan memiliki program Muslim-Friendly Tourism and Hospitality yang mencakup makanan halal, ruang salat, akomodasi ramah Muslim, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Kuala Lumpur, Penang, Langkawi, hingga Melaka juga menawarkan pengalaman yang berbeda.

Jadi kalau ingin mencoba liburan luar negeri pertama yang relatif nyaman, Malaysia bisa menjadi salah satu pilihan.

Cocok untuk: keluarga, first-time traveler, dan traveler yang ingin wisata kuliner.

2. Singapore

Jangan salah.

Meskipun Singapore bukan negara mayoritas Muslim, negara ini cukup memperhatikan kebutuhan wisatawan Muslim.

Situs resmi Singapore Tourism Board menyebutkan bahwa fasilitas salat tersedia di sejumlah hotel dan tempat wisata, sementara masjid juga berada di berbagai lokasi strategis di kota.

Selain itu, kawasan seperti Kampong Gelam dan Arab Street memberikan pengalaman yang cukup menarik bagi traveler Muslim.

Kamu bisa menikmati wisata kota, kuliner halal, shopping, hingga menjelajahi kawasan dengan sejarah Islam yang cukup kuat.

Cocok untuk: keluarga, pasangan, dan short getaway.

3. Jepang

Ini mungkin yang paling menarik.

Jepang bukan negara Muslim.

Tetapi kebutuhan wisatawan Muslim di sana semakin diperhatikan.

Japan National Tourism Organization atau JNTO mencatat semakin banyak restoran dan fasilitas ramah Muslim, masjid, ruang salat, serta akomodasi yang menyediakan fasilitas bagi wisatawan Muslim.

Di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, dan kawasan wisata populer, kamu semakin mudah menemukan pilihan makanan halal dan tempat salat.

Namun ada satu hal yang tetap harus diperhatikan.

Jangan asal menganggap semua makanan Jepang halal.

Bahan seperti mirin, sake, gelatin, dan lemak hewani bisa terdapat dalam makanan yang terlihat aman.

Karena itu, pengecekan restoran dan bahan makanan tetap penting.

Justru di sinilah perencanaan perjalanan menjadi penting.

Cocok untuk: traveler yang ingin menikmati budaya, musim, kuliner, dan keindahan Jepang tanpa meninggalkan kebutuhan ibadah.

4. Türkiye

Kalau ingin merasakan perjalanan dengan perpaduan budaya Eropa dan Islam, Türkiye menjadi pilihan yang sangat menarik.

Istanbul khususnya memberikan pengalaman yang unik.

Dalam satu perjalanan kamu bisa melihat masjid bersejarah, menikmati kuliner Turki, mengunjungi kawasan bersejarah, sekaligus menikmati suasana kota yang berada di antara dua benua.

GoTürkiye sendiri secara khusus mempromosikan halal tourism dan menyebut Türkiye sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman liburan yang ramah terhadap kebutuhan wisatawan Muslim.

Selain Istanbul, Cappadocia, Bursa, Konya, hingga Antalya juga menawarkan pengalaman yang berbeda.

Cocok untuk: pasangan, keluarga, dan traveler yang menyukai sejarah serta budaya.

5. Korea Selatan

Korea Selatan mungkin bukan destinasi pertama yang terpikir ketika mendengar istilah Muslim-friendly.

Tetapi ternyata negara ini sudah memiliki sistem yang cukup jelas untuk membantu wisatawan Muslim.

Korea Tourism Organization mengategorikan restoran menjadi beberapa kelompok, termasuk Halal Certified, Self-Certified, Muslim Friendly, dan Pork-Free.

KTO juga menyediakan informasi mengenai ruang salat dan fasilitas yang dapat digunakan oleh wisatawan Muslim.

Artinya, traveler tidak harus menebak-nebak sendiri.

Informasi mengenai restoran dan fasilitas Muslim-friendly sudah disediakan sebagai bagian dari layanan pariwisata Korea.

Jadi selain berburu K-drama, K-pop, dan destinasi Instagramable, kamu tetap bisa menyusun perjalanan dengan mempertimbangkan kebutuhan ibadah.

Cocok untuk: traveler muda, penggemar budaya Korea, keluarga, dan first-time traveler.

6. Thailand

Thailand juga menarik untuk traveler Muslim, terutama jika kamu ingin menggabungkan wisata budaya, kuliner, shopping, dan pantai.

Bangkok, Phuket, Krabi, hingga kawasan selatan Thailand memiliki komunitas Muslim yang cukup besar.

Untuk perjalanan, tetap penting melakukan riset restoran dan memastikan status makanan sebelum makan.

Karena label “Muslim-friendly” tidak selalu berarti seluruh menu sebuah restoran bersertifikat halal.

Namun dengan perencanaan yang baik, Thailand bisa menjadi destinasi yang menyenangkan untuk traveler Muslim.

Apalagi pilihan destinasinya sangat beragam.

Mau city tour?

Bisa.

Mau kuliner?

Bisa.

Mau pantai?

Banyak pilihan.

Mau shopping?

Bangkok jawabannya.

Cocok untuk: pecinta kuliner, shopping, pantai, dan wisata keluarga.

7. Uni Emirat Arab

Kalau ingin liburan ke negara yang kebutuhan traveler Muslimnya terasa sangat natural, Uni Emirat Arab bisa menjadi pilihan.

Dubai dan Abu Dhabi menawarkan kombinasi antara wisata modern, luxury, shopping, kuliner, dan budaya Islam.

Karena masyarakat Muslim menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, traveler Muslim tidak perlu terlalu khawatir mengenai kebutuhan dasar seperti makanan halal dan tempat ibadah.

Yang menarik, perjalanan ke Dubai juga bukan hanya soal gedung pencakar langit.

Kamu bisa menikmati desert safari, souk tradisional, masjid, museum, kuliner, hingga pengalaman modern di pusat kota.

Cocok untuk: keluarga, pasangan, luxury traveler, dan traveler yang menyukai wisata modern.

Jadi, Negara Mana yang Paling Nyaman?

Kalau dibuat sederhana:

Paling mudah untuk first-time traveler: Malaysia

Paling praktis untuk short getaway: Singapore

Paling menarik untuk budaya dan musim: Jepang

Paling kuat perpaduan budaya Islam dan Eropa: Türkiye

Paling menarik untuk pecinta K-culture: Korea Selatan

Paling cocok untuk kuliner dan pantai: Thailand

Paling cocok untuk wisata modern dan luxury: Uni Emirat Arab

Tapi ada satu hal yang perlu diingat.

Ramah Muslim bukan berarti setiap restoran, hotel, atau tempat wisata di negara tersebut otomatis halal.

Tetap lakukan pengecekan sebelum berangkat, terutama mengenai restoran halal, bahan makanan, lokasi masjid, ruang salat, dan fasilitas wudu.

Karena perjalanan yang nyaman bukan hanya tentang tempat yang indah.

Tetapi tentang bagaimana kita bisa menikmati dunia tanpa harus meninggalkan apa yang kita yakini.

Dan mungkin itu yang membuat traveling terasa lebih tenang:

Bisa melihat tempat baru, mencoba pengalaman baru, bertemu orang baru...

Sambil tetap bisa berkata,

“Alhamdulillah, perjalanan ini tetap membuatku nyaman menjadi diriku sendiri.”

[artikel lainnya]
hubungi kami!